<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Dedikasi dan Integritas</title>
	<atom:link href="http://integritashati.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://integritashati.wordpress.com</link>
	<description>Tampil sarat kesederhanaan, berkata kandung arti, berbuat penuh makna.</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Nov 2009 16:45:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='integritashati.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Dedikasi dan Integritas</title>
		<link>http://integritashati.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://integritashati.wordpress.com/osd.xml" title="Dedikasi dan Integritas" />
	<atom:link rel='hub' href='http://integritashati.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Dedikasi, Integritas &amp; Reputasi</title>
		<link>http://integritashati.wordpress.com/2009/11/16/dedikasi-integritas-reputasi/</link>
		<comments>http://integritashati.wordpress.com/2009/11/16/dedikasi-integritas-reputasi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 16:45:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>segerhasani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ide & Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[Makna Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[Dedikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Integritas]]></category>
		<category><![CDATA[Reputasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://integritashati.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Tiga kata ini sangat penting dalam kehidupan Anda. Milikilah ketiga kata tersebut dan jadilah Anda insan yang sempurna di muka bumi.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=integritashati.wordpress.com&amp;blog=999268&amp;post=18&amp;subd=integritashati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tiga kata ini sangat penting dalam kehidupan Anda. Milikilah ketiga kata tersebut dan jadilah Anda insan yang sempurna di muka bumi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/integritashati.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/integritashati.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/integritashati.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/integritashati.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/integritashati.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/integritashati.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/integritashati.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/integritashati.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/integritashati.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/integritashati.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/integritashati.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/integritashati.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/integritashati.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/integritashati.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=integritashati.wordpress.com&amp;blog=999268&amp;post=18&amp;subd=integritashati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://integritashati.wordpress.com/2009/11/16/dedikasi-integritas-reputasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d31e63e777ecf9003c658778795e3a2e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pemimpinbersih</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lembaga LIPI pun mandul.</title>
		<link>http://integritashati.wordpress.com/2007/05/24/lembaga-lipi-pun-mandul/</link>
		<comments>http://integritashati.wordpress.com/2007/05/24/lembaga-lipi-pun-mandul/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 May 2007 08:40:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>segerhasani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://integritashati.wordpress.com/2007/05/24/lembaga-lipi-pun-mandul/</guid>
		<description><![CDATA[http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_c&#38;id=286683 Kamis, 24 Mei 2007, Presiden Kritik Peneliti LIPI Hasil Riset Tak Bisa Jadi Solusi JAKARTA &#8211; Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memprihatinkan banyaknya produk riset yang belum menyentuh kebutuhan publik. Karena itu, dia menantang para peneliti untuk menciptakan produk-produk yang bisa menghasilkan terobosan pemecahan persoalan masyarakat. &#8220;Saya menginginkan para peneliti LIPI (Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia), [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=integritashati.wordpress.com&amp;blog=999268&amp;post=17&amp;subd=integritashati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a HREF="http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_c&amp;id=286683" TITLE="Jawapos Online">http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_c&amp;id=286683</a></p>
<p>Kamis, 24 Mei 2007,</p>
<p><strong>Presiden Kritik Peneliti LIPI</strong><br />
Hasil Riset Tak Bisa Jadi Solusi</p>
<p>JAKARTA &#8211; Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memprihatinkan banyaknya produk riset yang belum menyentuh kebutuhan publik. Karena itu, dia menantang para peneliti untuk menciptakan produk-produk yang bisa menghasilkan terobosan pemecahan persoalan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Saya menginginkan para peneliti LIPI (Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia), peneliti berbagai perguruan tinggi, dan lembaga swadaya masyarakat untuk melakukan penelitian guna mengidentifikasi serta memecahkan berbagai persoalan masyarakat,&#8221; katanya saat meresmikan gedung baru Herbarium Bogoriense di Cibinong, Bogor, Jawa Barat, kemarin.</p>
<p>Karena itu, para peneliti juga harus sering turun ke masyarakat agar orientasi riset mereka terbangun untuk pemecahan problem di masyarakat. &#8220;Saya tunggu terus hasil riset atau penelitiannya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurut SBY, kemampuan iptek nasional saat ini masih perlu ditingkatkan. Belum banyak hak paten yang didapatkan para peneliti Indonesia. Kontribusi iptek di sektor industri juga belum banyak dirasakan. Selain itu, kata SBY, Indonesia mengalami keterbatasan sumber daya manusia dan budaya iptek belum berkembang di masyarakat.</p>
<p>Di satu sisi, kata SBY, harus diakui, ada pula hasil riset yang ikut membantu menyelesaikan permasalahan bangsa. Indonesia telah mampu menerapkan biologi molekuler dalam mengidentifikasi teroris melalui DNA.</p>
<p>Juga, penyusunan perangkat sistem peringatan dini tsunami yang telah diuji coba di Padang dan sedang dikembangkan untuk daerah-daerah lain. &#8220;Kita pun sedang berupaya mengembangkan teknologi untuk menghasilkan bioenergi seperti biodiesel dan minyak jarak,&#8221; jelas SBY.</p>
<p>Hadir dalam acara peresmian itu Menristek Kusmayanto Kadiman, Menteri PU Djoko Kirmanto, Wakil Duta Besar Jepang Satoru Sato, serta Kepala LIPI Umar Anggara Jenie.</p>
<p>Dalam sambutannya, Umar Anggara menyatakan, gedung Herbarium Bogoriense merupakan herbarium dengan koleksi terlengkap dan tertua di Asia Tenggara serta nomor tiga terbesar di seluruh dunia. Koleksi herbarium tersebut mencapai dua juta spesimen dan akan mampu menjadi pusat acuan penelitian keragaman hayati serta rujukan bagi seluruh ilmuwan dunia dalam bidang penanaman jenis tumbuhan, khususnya dari kawasan tropis.</p>
<p>Saat peresmian, SBY dan Ani Yudhoyono sempat menanam tumbuhan langka. SBY menanam jambu mawar dan Ani menanam anggrek raksasa. (tom)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/integritashati.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/integritashati.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/integritashati.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/integritashati.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/integritashati.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/integritashati.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/integritashati.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/integritashati.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/integritashati.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/integritashati.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/integritashati.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/integritashati.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/integritashati.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/integritashati.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/integritashati.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/integritashati.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=integritashati.wordpress.com&amp;blog=999268&amp;post=17&amp;subd=integritashati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://integritashati.wordpress.com/2007/05/24/lembaga-lipi-pun-mandul/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d31e63e777ecf9003c658778795e3a2e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pemimpinbersih</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Draft Dokumen KSAK</title>
		<link>http://integritashati.wordpress.com/2007/05/22/draft-dokumen-ksak/</link>
		<comments>http://integritashati.wordpress.com/2007/05/22/draft-dokumen-ksak/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 May 2007 19:07:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>segerhasani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://integritashati.wordpress.com/2007/05/22/draft-dokumen-ksak/</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal 22 Mei 2007 malam telah diadakan Y!Conference yg alhamdulillah diikuti hampir semua elemen masyarakat. Dan disepakati pertemuan akan diadakan jum&#8217;at malam dan akan membicarakan format organisasi. Untuk draft dokumen tersebut silakan download disini. Silakan dipelajari. Jum&#8217;at akan dituntaskan segera.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=integritashati.wordpress.com&amp;blog=999268&amp;post=16&amp;subd=integritashati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tanggal 22 Mei 2007 malam telah diadakan Y!Conference yg alhamdulillah diikuti hampir semua elemen masyarakat. Dan disepakati pertemuan akan diadakan jum&#8217;at malam dan akan membicarakan format organisasi. Untuk draft dokumen tersebut silakan <a href="http://www.hanunila.com/KelompokStudi.doc">download disini. </a></p>
<p>Silakan dipelajari. Jum&#8217;at akan dituntaskan segera. </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/integritashati.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/integritashati.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/integritashati.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/integritashati.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/integritashati.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/integritashati.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/integritashati.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/integritashati.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/integritashati.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/integritashati.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/integritashati.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/integritashati.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/integritashati.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/integritashati.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/integritashati.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/integritashati.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=integritashati.wordpress.com&amp;blog=999268&amp;post=16&amp;subd=integritashati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://integritashati.wordpress.com/2007/05/22/draft-dokumen-ksak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d31e63e777ecf9003c658778795e3a2e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pemimpinbersih</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pertemuan Rabo Sore</title>
		<link>http://integritashati.wordpress.com/2007/05/16/pertemuan-rabo-sore/</link>
		<comments>http://integritashati.wordpress.com/2007/05/16/pertemuan-rabo-sore/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2007 19:04:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>segerhasani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://integritashati.wordpress.com/2007/05/16/pertemuan-rabo-sore/</guid>
		<description><![CDATA[Petang ini kami bertemu di kantin TC. Ada 3 mahasiswa dan 3 mahasiswi, 1 mahasiswa gak hadir. Satu lagi saya sendiri. Ini pertemuan terakhir dari 2 x rencana pertemuan yang belum optimal sebelumnya dalam rangka membentuk kelompok studi &#8216;anak kampung&#8217;, nama yang akhirnya secara resmi disepakati bersama. Dan rencana dalam sepekan depan kita akan membentuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=integritashati.wordpress.com&amp;blog=999268&amp;post=15&amp;subd=integritashati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Petang ini kami bertemu di kantin TC. Ada 3 mahasiswa dan 3 mahasiswi, 1 mahasiswa gak hadir. Satu lagi saya sendiri. Ini pertemuan terakhir dari 2 x rencana pertemuan yang belum optimal sebelumnya dalam rangka membentuk kelompok studi &#8216;anak kampung&#8217;, nama yang akhirnya secara resmi disepakati bersama.</p>
<p>Dan rencana dalam sepekan depan kita akan membentuk konsep atau proposal sebagai pondasi dasar organisasi ini. Yang, diharapkan hasil kinerja sepekan ini akan bisa dipakai dalam jangka waktu yang lama. Ya, mungkin 2-5 tahun yang akan datang. Oleh karena itu kita menekankan agar dalam mengemban tugas ini harus ada rasa sabar dan istiqomah.</p>
<p>Namun, semua harus belajar bekerja dengan hati. Semua harus diniati dengan ikhlas. Sehingga apa yang dijalankan betul-betul seiring dengan niatan hati. Bukan karena keterpaksaan atau sungkan dengan yang lain. Oleh karena itu, tidak ada istilah teman nunjuk teman, atau dipaksa mau padahal hatinya tidak setuju. Jika memang tidak bisa atau tidak mau, mending dikatakan dari awal. Mending dengan struktur atau susunan yang minimal, yang penting semua diniati dengan baik.</p>
<p>Beberapa yang disepakati antara lain :<br />
1. Pertemuan rutin akan diusahakan rabo petang. Jika tidak bisa akan diundur hari Kamisnya<br />
2. Untuk pertemuan online (Y!Conference) akan diusahakan pada selasa malam atau jum&#8217;at malam. Karena waktu siang sudah habis untuk kegiatan akademis.<br />
3. Akan dibentuk blog anakkampoeng.wordpress.com dan email anakkampoeng@yahoo.com yang akan diamaahkan kepada Hudan.<br />
4. Untuk keuangan dan perbendaharaan akan dipegang oleh Ariana Yunita dengan nomor rek BCA : 816-0417-138</p>
<p>Adapun susunan pengurus dan peserta malam itu adalah :<br />
- Seger Hasani<br />
- Hudan &#8212; Koordinator<br />
- Mirza<br />
- Vani<br />
- Sheila<br />
- Ariana &#8212; Bendahara<br />
- Rile Fitra Juniawan</p>
<p>Bismillah. Semoga ini menjadi langkah awal yang baik.</p>
<p>Dengan setitik kekuatan dan keterbatasan kemampuan, mari kita ciptakan sejarah dalam setiap detik langkah kita.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/integritashati.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/integritashati.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/integritashati.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/integritashati.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/integritashati.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/integritashati.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/integritashati.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/integritashati.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/integritashati.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/integritashati.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/integritashati.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/integritashati.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/integritashati.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/integritashati.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/integritashati.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/integritashati.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=integritashati.wordpress.com&amp;blog=999268&amp;post=15&amp;subd=integritashati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://integritashati.wordpress.com/2007/05/16/pertemuan-rabo-sore/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d31e63e777ecf9003c658778795e3a2e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pemimpinbersih</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kelompok Studi Anak Kampung</title>
		<link>http://integritashati.wordpress.com/2007/04/20/kelompok-studi-anak-kampung/</link>
		<comments>http://integritashati.wordpress.com/2007/04/20/kelompok-studi-anak-kampung/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Apr 2007 06:25:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>segerhasani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ide & Inovasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://integritashati.wordpress.com/2007/04/20/kelompok-studi-anak-kampung/</guid>
		<description><![CDATA[Ini sekedar ide kegiatan untuk sedikit memecah stagnasi kreativitas temen-temen. Sekaligus tempat saya berlajar kembali perkembangan teknologi yang mungkin sudah lama tidak mengikutinya. Sudah saya utarakan pada beberapa mahasiswa adik kelas, ya Alhamdulillah mendapat sambutan. Mengapa Anak Kampung? Anak kampung melambangkan nama yang sederhana, orang tidak terlalu terperangah dan terpengaruh dengan nama. Apalah arti sebuah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=integritashati.wordpress.com&amp;blog=999268&amp;post=10&amp;subd=integritashati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini sekedar ide kegiatan untuk sedikit memecah stagnasi kreativitas temen-temen. Sekaligus tempat saya berlajar kembali perkembangan teknologi yang mungkin sudah lama tidak mengikutinya. Sudah saya utarakan pada beberapa mahasiswa adik kelas, ya Alhamdulillah mendapat sambutan.</p>
<p>Mengapa <strong>Anak Kampung</strong>?</p>
<p>Anak kampung melambangkan nama yang sederhana, orang tidak terlalu terperangah dan terpengaruh dengan nama. Apalah arti sebuah nama, nama tidak penting. Dan nama baru boleh penting setelah nama itu berarti bagi orang lain. Oleh karena itu tak perlu mempermasalahkan nama ini, biarlah ini dikenal lewat perbuatan, lewat karya yang akan dipersembahkan.</p>
<p>Visi misi program KSAK kira-kira seperti ini.</p>
<p><strong>Visi</strong></p>
<ul>
<li>Menciptakan budaya belajar dan berkarya di kalangan anggotanya</li>
<li>Melatih motivasi enterprenurship dalam jiwa anggotanya</li>
<li>Melatih tumbuhnya sikap mengedepankan dedikasi dan integritas dalam setiap ucapan, perbuatan dan pekerjaan</li>
<li>Mengembangkan sikap memberikan yang terbaik bagi lingkungan sekitarnya</li>
</ul>
<p><strong>Misi</strong></p>
<ul>
<li>Terciptanya jiwa enterpreneurship di kalangan anggotanya</li>
<li>Terbentuknya jiwa-jiwa yang kritis dan peduli, yang mampu membaca kebutuhan masyarakat sekitarnya dan sekaligus memberikan alternatif solusinya</li>
<li>Terbentuknya pribadi yang memiliki dedikasi dan integritas yang tinggi dalam mengambil sikap dan pekerjaan</li>
<li>Terbentuknya jati diri yang positif, yang senantiasa memikirkan nasib lingkungan sekitarnya dalam berkata, bersikap dan berbuat</li>
</ul>
<p><strong>Target Kegiatan dan Program</strong></p>
<ul>
<li>Belajar merancang sistem dari kebutuhan lingkungan sekitar baik dalam bidang bisnis, pendidikan maupun keummatan (masyarakat). Khsusunya bidang IT.</li>
<li>Berlatih mengkritisi terhadap segala sesuatu yang kurang atau belum ideal, kemudian memberikan analisis solusi yang terbaik</li>
<li>Berlatih untuk menuliskan segala sesuatu yang telah dihasilkan dalam setiap ilmu yang diperoleh agar bisa dimengerti/dipahami oleh orang lain</li>
<li>Berlatih untuk memberikan ilmu kepada orang lain secara ikhlas</li>
<li>Berlatih untuk menciptakan segala sesuatu dengan desain dan fitur terbaik untuk mencapai hasil yang maksimal dengan tetap mengukur kemampuan.</li>
<li>Berlatih untuk istiqomah dalam mencapai tujuan</li>
<li>Berlatih membuat proposal ( bisnis, ilmiah atau kegiatan) agar bisa berpartisipasi dalam program-program yang ada di kampus atau lembaga lainnya</li>
<li>Menciptakan karya tulis atau karya ilmiah baik yang diikutsertakan dalam event atau dituangkan dalam tulisan</li>
</ul>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/integritashati.wordpress.com/10/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/integritashati.wordpress.com/10/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/integritashati.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/integritashati.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/integritashati.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/integritashati.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/integritashati.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/integritashati.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/integritashati.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/integritashati.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/integritashati.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/integritashati.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/integritashati.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/integritashati.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/integritashati.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/integritashati.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=integritashati.wordpress.com&amp;blog=999268&amp;post=10&amp;subd=integritashati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://integritashati.wordpress.com/2007/04/20/kelompok-studi-anak-kampung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d31e63e777ecf9003c658778795e3a2e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pemimpinbersih</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8220;Mroyek&#8221; diantara kehidupan dosen dan mahasiswa</title>
		<link>http://integritashati.wordpress.com/2007/04/20/mroyek-diantara-kehidupan-dosen-dan-mahasiswa/</link>
		<comments>http://integritashati.wordpress.com/2007/04/20/mroyek-diantara-kehidupan-dosen-dan-mahasiswa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Apr 2007 05:58:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>segerhasani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kasus]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://integritashati.wordpress.com/2007/04/20/mroyek-diantara-kehidupan-dosen-dan-mahasiswa/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa minggu terakhir ini saya merenung, memikirkan perkembangan rekan-rekan mahasiswa terutama di kampus TC. Terutama tentang lingkungan kampus yang saya lihat saat ini tidak bagus. Sebenarnya sejak lama pikiran ini menggelayut di otak, tapi tidak menemukan jalan keluar. Ya buntu begitu saja. Ya, itulah. Saat ini &#8212; karena permintaan pasar juga &#8212; rasanya dunia kampus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=integritashati.wordpress.com&amp;blog=999268&amp;post=9&amp;subd=integritashati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa minggu terakhir ini saya merenung, memikirkan perkembangan  rekan-rekan mahasiswa terutama di kampus TC. Terutama tentang lingkungan kampus yang saya lihat saat ini tidak bagus. Sebenarnya sejak lama pikiran ini menggelayut di otak, tapi tidak menemukan jalan keluar. Ya buntu begitu saja.</p>
<p>Ya, itulah. Saat ini &#8212; karena permintaan pasar juga &#8212; rasanya dunia kampus telah menjadi dunia profit. Jika di tingkat atas kampus telah menjadi badan usaha, di tingkat menengah, para dosen sibuk mengejar proyek diluar (kadang juga ambil) jam kerja, pun demikian juga dengan mahasiswanya.</p>
<p>Tapi ada juga mahasiswa ideal yang vokal, sampai-sampai ada diskusi terbuka &#8220;Dosen mroyek, pantaskah?&#8221;. Ya, biasa kalo mahasiswa bilang begitu, masak akan bilang &#8220;Mahasiswa mroyek, pantaskah?&#8221;. Siapa sih yang mau mengkritik dirinya sendiri?</p>
<p><strong>Ophoria Enterpreneurship</strong></p>
<p>Sebenarnya menurut saya pribadi, mungkin kebanyakan yang ikut-ikutan seperti ini adalah karena terpengaruh ophoria enterpreneur. Ya, sebisa mungkin kita harus jadi kaya apakah itu jadi karyawan, dosen atau profesi non wiraswasta. Seperti tulisannya bung Safir Senduk.</p>
<p>Tapi akibatnya, orang kehilangan jati dirinya sebagai pendidik, sebagai pelajar, atau sebagai pemimpin. Semua berkeinginan &#8216;sukses&#8217; dalam arti sempit (baca: kaya raya). Pun mungkin termasuk mahasiswanya, di awal-awal kuliah juga sudah berniat jadi orang sukses (kaya). Akhirnya kalau ada kesempatan ya ikut mroyek juga. Siapa sih yang tak butuh duit? Saya sendiri pun mungkin kalo dulu punya kesempatan juga ikut-ikutan. Untungya dulu gak kebagian proyek&#8230;</p>
<p>Nah, sekarang ini kayaknya lumayan parah. Sampai-sampai tidak terasa adanya hawa kampus yang mengedepankan ilmiah, studi atau keilmuan. Pas saya datang ke kampus mau ketemu rekan-rekan mahasiwa untuk membahas rencana kelompok studi, eh, dianggap mroyek juga <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Jika hal ini dibiarkan terus-menerus, maka 4-10 tahun lagi tidak akan muncul generasi atau tenaga ahli. Jangankan 4 tahun lagi, sekarang saja banyak tenaga ahli yang hanya memikirkan bisnis. Semua diukur dari bisnis (profit). Ya, akhirnya kualitas dam produktivitas menjadi menurun&#8230; Kampus tidak lagi bisa menciptakan tenaga ahli yang betul-betul profesional dan membanggakan di bidangnya. Tidak ada atau sedikit saja suara-suara hasil karya mahasiswa yang mengharumkan nama jurusan atau kampus.<br />
<strong><br />
Kelompok Studi</strong></p>
<p>Kembali kepada laptop, akhirnya saya dan beberapa temen mahasiswa mau merencanakan kelompok studi. Saya sendiri tidak perduli profesi saya apa di kampus, yang penting, dalam kondisi saat ini saya bisa dan akan saya lakukan.</p>
<p>Ya tidak muluk-muluk sih, saya ingin beberapa yang masih memiliki idealisme bidang prestasi akademik saya kumpulkan. Dan mudah-mudahan, ada temen lagi yang mau tertarik untuk bergabung. Setelah itu, kita mencoba saling melatih diri masing-masing untuk tidak sekedar ikut-ikutan dalam arus mroyek-mroyekan. Harus kembali mengenali jati diri mereka sebagai pelajar dan yang seharusnya belajar. Yang kemudian diharapkan tenaga dan fikiran mereka bisa bermanfaat dalam membantu bangsa ini di kemudian hari.</p>
<p>Semoga Allah meridloi sedikit langkah ini. Amiin.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/integritashati.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/integritashati.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/integritashati.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/integritashati.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/integritashati.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/integritashati.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/integritashati.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/integritashati.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/integritashati.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/integritashati.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/integritashati.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/integritashati.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/integritashati.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/integritashati.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/integritashati.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/integritashati.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=integritashati.wordpress.com&amp;blog=999268&amp;post=9&amp;subd=integritashati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://integritashati.wordpress.com/2007/04/20/mroyek-diantara-kehidupan-dosen-dan-mahasiswa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d31e63e777ecf9003c658778795e3a2e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pemimpinbersih</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Membangun Attitude</title>
		<link>http://integritashati.wordpress.com/2007/04/18/membangun-attitude/</link>
		<comments>http://integritashati.wordpress.com/2007/04/18/membangun-attitude/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Apr 2007 16:14:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>segerhasani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Makna Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://integritashati.wordpress.com/2007/04/18/membangun-attitude/</guid>
		<description><![CDATA[Attitude, dalam bahasa Inggris &#8212; setau saya &#8212; berarti tingkah laku. Attitude lebih banyak dimaknai sebagai sifat atau karakter profesionalisme dalam mengemban tugas atau kewajiban. Lain dengan implementasi yang diajarkan oleh lembaga pendidikan kepribadian yang sering menonjolkan sikap berperilaku atau norma yang normatif dalam bergaul, attitude lebih menekankan ke dalam jiwa atau hati nurani dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=integritashati.wordpress.com&amp;blog=999268&amp;post=8&amp;subd=integritashati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Attitude, dalam bahasa Inggris &#8212; setau saya &#8212; berarti tingkah laku. Attitude lebih banyak dimaknai sebagai sifat atau karakter profesionalisme dalam mengemban tugas atau kewajiban. Lain dengan implementasi yang diajarkan oleh lembaga pendidikan kepribadian yang sering menonjolkan sikap berperilaku atau norma yang normatif dalam bergaul, attitude lebih menekankan ke dalam jiwa atau hati nurani dalam menjalankan segala perilaku yang berhubungan dengan tugas tersebut.</p>
<p>Attitude erat sekali hubungannya dengan status atau profesi. Seseorang yang bersikap sopan santun, belum tentu memiliki attitude bagus jika prestasi kerjanya buruk. Sebaliknya, seseorang yang memiliki atttitude tinggi, belum tentu juga memiliki sikap yang santun. Sikap attitude lebih tampak dalam sikap mempertanggungjawabkan atau menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme. Orang yang memiliki attitude tinggi sangat memperhatikan tindakan-tindakan untuk menjaga tanggung jawab profesinya, tidak saja dengan cara yang benar, tapi juga niat yang benar. Selain itu senantiasa bekerja dan berkarya dengan hati nurani, dengan kecintaan yang tinggi pada profesinya, serta tanggung jawab yang besar akan hasil dan pengaruhnya kepada masyarakat.</p>
<p>Rendahnya kualitas attitude akan menyebabkan rendah pula kualitas kinerja dan prestasi. Sehingga menjadikan hasil pekerjaan menjadi tidak optimal.</p>
<p><strong>Pentingnya Attitude</strong></p>
<p>Untuk membangun sebuah bangsa yang beradab dibutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas.  Saya kira banyak sekali contoh hancurnya perusahaan, lembaga pemerintah, pendidikan dan lain-lain karean sebab rendahnya kualitas SDM. Artinya, memiliki attitude yang masih rendah.</p>
<p>Kasus-kasus KKN atau berbagai penyimpangan yang terjadi di masyarakat, adalah sebuah contoh jelas akan rendahnya kualitas attitude sumber daya manusia. Dan, jika ditengok secara lebih teliti, rendahnya attitude ini tidak saja terjadi dalam bidang pemerintahan dan bisnis, bidang pendidikan, yang memegang peranan penting dalam mengembangkan dan menjaga attitude generasi bangsa, juga tidak terhindar dari “penyakit” ini.</p>
<p>Umumnya, dan yang paling banyak terjadi, penyimpangan-penyimpangan yang disebabkan oleh rendahnya attitude ini bersumber dari masalah materi. Sehingga hampir semua bidang profesi di masyarakat memiliki ukuran kesuksesan yang identik, yaitu seberapa besar materi yang berhasil dikumpulkan, atau seberapa tinggi kedudukan yang berhasil diraih.</p>
<p>Sehingga terjadilah ketidakseimbangan ekosistem sosial ekonomi dalam kehidupan. Karena beragam profesi memiliki tujuan yang sama. Akhirnya, peran-peran yang mestinya berada pada batasan tertentu, kini tak beraturan lagi. Yang akhirnya, tugas yang sebenarnya menjadi tidak optimal dan menjadi instan, jauh dari yang diharapkan.</p>
<p>Ada beberapa contoh kasus, dan hal ini saya yakin banyak ditemukan di masyarakat, dimana logika-logika yang telah berkembang sungguh diluar kamus. Gara-gara rendah attitude. Wajarnya, ketika ditawari produk seseorang akan menawar dengan harga terendah. Ini sebaliknya, mereka ingin membeli dengan harga yang lebih tinggi. Sehingga, pernah suatu ketika ketika seseorang memberi saya anggaran 10 juta untuk beli komputer, ya, saya belikan tiga biji. Ternyata, mereka menginginkan dua.</p>
<p>Ada banyak lagi yang seperti ini, kalau proyeknya tidak mahal malah tidak disetujui. Mencari pekerjaan bukan karena keahlian, yang terpenting adalah koneksi. Menjadi pengacara, bukan karena berkesempatan membela kebenaran, tapi lebih cepat meraih sukses (kaya). Dan ini saya yakin sudah terbiasa di telinga kita, juga orang tua kita barangkali.</p>
<p>Tulisan ini tidak bertujuan untuk mengulas seberapa jauh penyimpangan-penyimpanan tersebut telah terjadi di masyarakat. Beberapa kasus di atas adalah sekedar contoh kasus bahwa rendahnya attitude, dapat merusak sistem kewajaran hidup bermasyarakat, sirkulasi kehidupan menjadi tidak seimbang. Yang semula masuk akal menjadi aneh, dan yang semula nista menjadi wajar-wajar saja.</p>
<p>Walaupun logika-logika di atas sepertinya sudah membiasa, tapi menurut saya merupakan kondisi yang sangat tidak wajar (baca: masyarakat sedang sakit) .</p>
<p>Seperti contoh, orang yang kaya memang sewajarnya adalah pengusaha, sehingga kekayaannya bisa digunakan untuk menciptakan lapangan pekerjaan atau investasi mengembangkan potensi sumber daya alam Indonesia. Tapi yang terjadi, kekayaan ternyata banyak terkumpul juga di pejabat atau pengacara. Akhirnya larinya paling banyak ya beli mobil mewah atau rumah megah. Karena memang tidak ada kemampuan di bidang bisnis. Akhirnya tercipta orang-orang kaya yang tidak bisa mengkayakan orang lain.</p>
<p>Bahkan paradigma kesuksesan yang telah berkembang di masyarakat (juga pendidikan) adalah bagaimana bisa mencapai kedudukan dan materi di puncak. Contoh kecilnya adalah mendapatkan juara (rangking) pertama. Tapi sangat tidak mungkin karena yang bisa mencapai hanya bagi mereka yang cerdas, dan tidak mungkin semua siswa bisa berkesempatan memperolehnya.</p>
<p>Itu semua sebenarnya tidak pada tempatnya. Segala hal yang tidak memiliki keadilan bagi semua pihak untuk berprestasi adalah ketidakwajaran. Seorang gubernur boleh diberikan piala karena kepemimpinannya, tapi tukang koran juga boleh jika dia berhasil melayani pembaca di pagi hari. Yang cerdas boleh mendapat penghargaan karena prestasinya, tapi yang kurang mampu juga butuh perhatian jika memiliki semangat tinggi. Seorang pengusaha boleh terhormat karena bisa mengentas kemiskinan, tapi si pemulung sekali waktu juga perlu dihormati karena mengurangi limbah sampah.</p>
<p>Jika segala posisi di masyarakat kita hargai sebagai suatu peran yang memang mutlak dibutuhkan, tentu kita tidak berbondong-bondong ingin menjadi orang kaya semua. Dan itu semua harus dibangun dengan attitude. Karena attitude bisa dimiliki dan diraih oleh semua orang, tidak pandang status sosial dan ekonomi. Jika prestasi seseorang dinilai dengan seberapa besar attitudenya, maka saya yakin tidak saja bangsa Indonesia akan cepat keluar dari krisis, tapi juga dapat melesat jauh melebihi negara-negara berkembang lainnya.</p>
<p>Attitude pemimpin adalah menjaga dan mencintai rakyat. Attitude pengusaha dan ekonom adalah menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Attitude pendidik adalah menciptakan generasi berkualitas. Attitude teknolog(krat) adalah menciptakan teknologi yang bermanfaat. Attitude pelajar adalah menemukan potensi diri dan menyaring ilmu pengetahuan seoptimal mungkin (bukan harus menjadi ranking). Attitude pejabat adalah mengemban amanah rakyat sebaik-baiknya. Dan attitude karyawan adalah bekerja sebaik mungkin untuk pengembangan perusahaannya.</p>
<p>Jika kombinasi attittude ini digabung, Insya Allah akan menciptakan prestasi komulatif yang luar biasa. 1000%.</p>
<p>Baca juga : <a TITLE="Tulisan lain ttg attitude" TARGET="_blank" HREF="http://integritashati.wordpress.com/2007/04/18/the-attitude-what-the-importance/">Attitude, how important.</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/integritashati.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/integritashati.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/integritashati.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/integritashati.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/integritashati.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/integritashati.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/integritashati.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/integritashati.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/integritashati.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/integritashati.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/integritashati.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/integritashati.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/integritashati.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/integritashati.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/integritashati.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/integritashati.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=integritashati.wordpress.com&amp;blog=999268&amp;post=8&amp;subd=integritashati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://integritashati.wordpress.com/2007/04/18/membangun-attitude/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d31e63e777ecf9003c658778795e3a2e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pemimpinbersih</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Peran semestinya tenaga IT dalam mengurangi korupsi</title>
		<link>http://integritashati.wordpress.com/2007/04/18/peran-semestinya-tenaga-it-dalam-mengurangi-korupsi/</link>
		<comments>http://integritashati.wordpress.com/2007/04/18/peran-semestinya-tenaga-it-dalam-mengurangi-korupsi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Apr 2007 15:59:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>segerhasani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Makna Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://integritashati.wordpress.com/2007/04/18/peran-semestinya-tenaga-it-dalam-mengurangi-korupsi/</guid>
		<description><![CDATA[Kita tahu semua deh, bahwa korupsi di Indonesia sudah mendarah daging. Tidak saja menjadi kebiasaan (buruk), tapi juga menjadi budaya. Sehingga batas-batas antara korupsi dan tidak korupsi menjadi semakin samar. Sesuatu yang biasa (karena sudah menjadi budaya), akhirnya dianggap wajar walaupun itu sebenarnya praktik korupsi. Hal ini saya kira juga terjadi di kalangan konsultan atau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=integritashati.wordpress.com&amp;blog=999268&amp;post=7&amp;subd=integritashati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kita tahu semua deh, bahwa korupsi di Indonesia sudah mendarah daging. Tidak saja menjadi kebiasaan (buruk), tapi juga menjadi budaya. Sehingga batas-batas antara korupsi dan tidak korupsi menjadi semakin samar. Sesuatu yang biasa (karena sudah menjadi budaya), akhirnya dianggap wajar walaupun itu sebenarnya praktik korupsi.</p>
<p>Hal ini saya kira juga terjadi di kalangan konsultan atau perusahaan IT terutama yang sering menjalin kerjasama dengan instansi pemerintah atau BUMN. Yang sebenarnya memiliki peran besar juga dalam menyuburkan praktik korupsi. Namun, karena tidak menjadi pelaku langsung dan seolah-olah berlaku wajar, maka secara hukum memang tidak bisa dianggap korupsi. Apalagi tidak tampak adanya unsur memperkaya pribadi atau orang lain dan juga unsur merugikan negara.</p>
<p>Namun, jika saya meneliti lebih lanjut mengenai praktik tersebut, saya masih melihat sebenarnya masih ada unsur korupsi juga di dalamnya. Baik aspek memperkaya pribadi atau orang lain, maupun merugikan negara. Seperti tuduhan korupsi yang sering saya dengar.</p>
<p>Kalau saya sering membaca dan mendengar dari teman-teman, sebenarnya semua sudah pada tahu sama tahu (TST) bagaimana proses tender proyek IT di kalangan pemerintah atau BUMN masih sarat ketidakwajaran. Beberapa indikasi tersebut antara lain :</p>
<p>1. Tidak adanya ketetapan pasti harga aplikasi/software.</p>
<p>Seberapa canggih atau sederhana proyek tersebut, tidak ada standar pasti berapa batasan atau ketentuan nilainya. Akhirnya muncullah nominal yang aneh-aneh, bahkan tidak masuk akal. Seperti kasus pembuatan website sederhana tapi membutuhkan anggaran sampai 2 miliar. Itu yang terlalu ekstrim. Masih banyak sekali praktik-praktik lainnya seperti pembuatan WebGis, simda, simpeg, dan apapun nama-nama aneh lainnya yang nilai proyeknya beragam dari mulai yang ratusan sampai miliaran. Tapi sampai saat ini rasanya belum ada aturan atau pihak yang kompeten yang bisa mengatur atau membatasi bahwa output yang dihasilkan harus sebesar nilai proyeknya.</p>
<p>Akhirnya ini menjadi medan permainan antara pihak konsultan dengan aparat. Kondisi dimana akan memungkinkannya praktek memperkaya diri atau orang lain, dan juga merugikan negara, karena nilai proyeknya sebenarnya bisa tidak sebesar itu. Apalagi jika studi kelayakan bisa membuktikan bahwa aplikasi tersebut tidak layak, maka nilai kerugian negara tidak saja dari selisih mark up tersebut, namun secara keseluruhan nilai proyeknya. Hmm.. gila.</p>
<p>2. Ada ketentuan tidak tertulis, bahwa ada nilai minimal proyek, tak perduli seberapa layak proyeknya.</p>
<p>Saya pernah datang ke suatu instansi menawarkan sebuah program. Saya hargai &#8216;sangat murah&#8217;, cuman Rp 30 juta. Tapi anehnya, justru mintanya dimaksimalkan saja sampai Rp 50 juta. Ini tentu sesuatu yang diluar kewajaran sistem jual beli. Dimana mestinya yang membeli harus menawar dengan harga yang lebih rendah, bukan yang lebih tinggi. Dan hal ini saya yakin tidak terjadi pada saat itu, satu atau dua kali saja. Apalagi yang sehari-hari bermitra dengan aparat pemerintah. Dan nilainya tentu tidak sekecil itu.</p>
<p>Ada semacam ketentuan tak tertulis, bahwa proyek GIS itu harus miliaran. Proyek simda, simpeg atau sejenisnya itu harus ratusan juta, dan ada lagi proyek tanpa pengajuan ke pusat itu maksimal Rp 50 juta, maka jika ada yang lebih kecil dari itu ya dimaksimalkan sekalian.</p>
<p>Nah, ini tentu logika yang keblinger. Dimana nilai proyek tidak didasari atas inovasi atau kualitas produk, tapi atas azas kebiasaan, presepsi atau mungkin sudah aturannya. Apapun aturannya sebenarnya hal ini tidak betul, apalagi jika didasari hanya karena kebiasaan atau presepsi. Karena akan menimbulkan ketimpangan, dimana pihak aparat maupun konsultan hanya akan bicara nilai proyeknya, tak memperdulikan kualitas atau inovasi produk yang ada di dalamnya. Walhasil, hasilnya pun tidak optimal. Karena yang dibahas (uangnya) sudah beres, misalnya proyeknya sudah selesai, ngapain membicarakan kualitas.</p>
<p>Akhirnya banyak proyek-proyek terlantar, tak terpakai. Lalu lagi-lagi rugilah uang negara, uang rakyat.</p>
<p>3. Penawaran biaya rendah belum tentu menang</p>
<p>Saya suatu ketika, juga pernah mencoba ikut tender pengadaan di suatu instansi. Saya merasa jika saya menawarkan harga yang lebih rendah dengan kualitas lebih bagus, pasti akan menang. Tapi ternyata tak seperti itu realitasnya. Justru yang lebih mahal malah diterima.</p>
<p>Inilah yang sangat mengkhawatirkan jika kebiasaan ini tetap dipertahankan. Seperti poin nomor 2, praktek ini juga merupakan sistem jual beli yang tidak wajar. Sesuatu yang tidak wajar, tentu ada sesuatu di baliknya.</p>
<p>Jika sesuatu tersebut ternyata dimanfaatkan oleh aparat sebagai medan memperkaya diri. Tentunya, ini jelas merupakan praktek korupsi. Karena juga akan merugikan negara. Namun, lagi-lagi karena ukuran tender tersebut kurang jelas, akhirnya sistem seperti ini juga tetap berjalan.</p>
<p><strong>Usul Bagi Pemerintah</strong></p>
<p>Solusi efektif bagi pihak pemerintah tentunya adalah sebisa mungkin memperkecil atau mengikis kebiasaan-kebiasaan di atas. Aturan-aturan pengadaan atau proyek pengembangan aplikasi yang lebih bagus, sehingga memperkecil kesempatan siapapun untuk mempermainkan uang negara.</p>
<p>Beberapa contoh langkah yang bisa dilakukan misalnya :</p>
<p>1. Tender terbuka atau procurement.</p>
<p>Di dalam tender terbuka tersebut, tentunya harus diusahakan semaksimal mungkin tidak ada permainan di dalamnya. Misalnya tendernya sudah terbuka, tapi sosialisasinya tertutup atau terbatas. Tendernya terbuka, tapi persyaratannya rumit. Tendernya sudah ok, tapi seleksinya tidak objektif. Jika seperti ini, maka hasilnya juga sama saja tidak menyelesaikan masalah. Publik harus semaksimal mungkin mengetahui semua proses tersebut.</p>
<p>2. Kompetisi / lomba terbuka.</p>
<p>Ini mungkin langkah sederhana tapi sayangnya jarang dilakukan oleh pihak pemerintah. Rasanya belom pernah ada lomba pembuatan website atau proyek pengembangan sistem tertentu yang dibuka ke publik masyarakat. Semua didominasi oleh konsultan-konsultan tententu yang punya koneksi dekat dengan aparat. Walhasil, ya yang dekat dengan linkungan aparat saja yang memiliki kesempatan, walaupun bisa jadi kualitasnya masih kalah dengan yang lain.</p>
<p>3. Join ke komunitas IT</p>
<p>Mungkin ada baiknya pihak aparat mencoba join atau bergabung dengan komunitas IT di wilayahnya. Saat ini di wilayah masing-masing kota rasanya pasti ada kelompok komunitas IT yang saya kira lebih objektif dalam memikirkan perkembangan IT di daerahnya. Atau mengambil sumber daya yang berasal dari komunitas IT.</p>
<p>Dengan bergabung dengan komunitas IT, biasanya akan terjadi saling kontrol dan mengingatkan satu sama lain dengan minim tendensi. Sehingga diharapkan bisa memajukan IT secara lebih objektif pula, yang pada akhirnya juga bisa mengurangi praktek-praktek atau budaya korupsi seperti di atas.</p>
<p><strong>Peran Tenaga Konsultan IT</strong></p>
<p>Disamping peran pemerintah dan masyarakat, tentunya yang tidak bisa dianggap kecil adalah peran tenaga konsultan IT itu sendiri. Jika dalam perkuliahan atau lingkungan kerja kita jarang memikirkan hal-hal seperti di atas, mungkin saat ini kita harus segera memulainya.</p>
<p>Memang ada sedikit dilematika ketika kita berhadapan langsung dengan kondisi seperti ini. Di lain pihak, kita ingin memajukan perusahaan kita, yang tentunya membutuhkan arus kas yang lancar. Sehingga sudah sewajarnya kita harus mendapatkan proyek-proyek untuk memutar roda bisnis perusahaan. Tapi dengan ikut serta mengikuti arus budaya korupsi (walau tidak secara langsung ikut korupsi) seperti di atas, maka roda budaya tersebut juga akan terus berputar. Tak tahu kapan berhentinya.</p>
<p>Ada kalanya juga kita akan terjebak dalam arus tersebut. Ketika sebenarnya arus kas kita sudah lancar, karyawan sudah sejahtera, penghasilan cukup, tapi karena sudah sehari-hari kita bekerja seperti itu, maka kita sulit mencari alternatif lainnya. Kita sudah profesional dengan lingkungan kerja, dengan model style &#8216;proyek subyektif&#8217; seperti itu. Maka untuk berinovasi, beralih style menjadi yang profesional dan objektif adalah pekerjaan yang akan sangat sulit. Akhirnya kita terpaksa tetap terus di dalamnya.</p>
<p>Terkecuali, dari pihak pemerintah atau  konsultan IT sendiri melakukan gerakan bersama dan dengan niat dan tekad yang besar, semua hambatan tentu bisa dilewati.</p>
<p>Yang paling memungkinkan, yang lebih bertanggungjawab dan yang lebih mudah dalam menanamkan jiwa anti korupsi sebenarnya adalah dunia pendidikan . Dimana perguruan tinggi yang menciptakan konsultan-konsultan khususnya IT, harus segera memperhatikan hal ini. Pendidikan seharusnya tidak saja berkonsentrasi meningkatkan skill dan pengetahuan sarjana dalam bidang IT, tapi juga pendidikan mental bekerja dan pengabdian di profesinya.</p>
<p>Budaya-budaya korupsi adalah ditimbulkan dari kesalahan teori kesuksesan. Dimana kesuksesan yang senantiasa diukur dengan materi, banyaknya uang atau prestise yang kita terima. Penghasilan (gaji) tinggi, perusahaan kaya raya, atau kedudukan prestise di perusahaan-perusahaan besar. Semua itu menimbulkan banyaknya sarjana IT yang tidak mengerti arti pengabdian. Pengabdian kepada bangsa/ummat, pengabdian kepada profesinya. Kita mengedepankan prestise, tapi menterlantarkan prestasi.</p>
<p>Dengan hanya mengejar prestise, banyak dari kita yang melupakan bagaimana harus menciptakan sesuatu yang bermanfaat. Kita merencanakan, memprogram, membuat, atau menciptakan sesuatu yang hanya bertujuan menghasilkan uang, atau meningkatkan jabatan, tapi tidak perlu harus bermanfaat. Yang penting SELESAI,  tidak harus BERGUNA.</p>
<p>Padahal dari kecil (orang tua) kita selalu bercita-cita agar bisa menjadi manusia yang BERGUNA bagi nusa, bangsa, dan agama.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/integritashati.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/integritashati.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/integritashati.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/integritashati.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/integritashati.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/integritashati.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/integritashati.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/integritashati.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/integritashati.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/integritashati.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/integritashati.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/integritashati.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/integritashati.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/integritashati.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/integritashati.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/integritashati.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=integritashati.wordpress.com&amp;blog=999268&amp;post=7&amp;subd=integritashati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://integritashati.wordpress.com/2007/04/18/peran-semestinya-tenaga-it-dalam-mengurangi-korupsi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d31e63e777ecf9003c658778795e3a2e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pemimpinbersih</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konosuke Matsushita</title>
		<link>http://integritashati.wordpress.com/2007/04/18/konosuke-matsushita/</link>
		<comments>http://integritashati.wordpress.com/2007/04/18/konosuke-matsushita/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Apr 2007 15:44:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>segerhasani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh Kita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://integritashati.wordpress.com/2007/04/18/konosuke-matsushita/</guid>
		<description><![CDATA[Mohon maaf, cerita ini saya cuplik dari milis (terima kasih bagi yang posting). Sekedar sebagai reminder, bahwa ada tokoh sebaik ini dimuka bumi. Kemampuan inovasi, kerja keras, kepedulian dan komitmennya menjadi inspirasi yang sangat berarti dalam hidup saya. Sekarang ini, kita semua tahu &#8216;krisis ekonomi&#8217;. Walau sudah berlalu, gemanya masih terasa sampai saat ini. Pengaruhnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=integritashati.wordpress.com&amp;blog=999268&amp;post=6&amp;subd=integritashati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mohon maaf, cerita ini saya cuplik dari milis (terima kasih bagi yang posting). Sekedar sebagai reminder, bahwa ada tokoh sebaik ini dimuka bumi. Kemampuan inovasi, kerja keras, kepedulian dan komitmennya menjadi inspirasi yang sangat berarti dalam hidup saya.</p>
<p>Sekarang ini, kita semua tahu &#8216;krisis ekonomi&#8217;. Walau sudah berlalu, gemanya masih terasa sampai saat ini. Pengaruhnya terhadap cara hidup, luar biasa besarnya.</p>
<p>Kalangan atas, berguguran. Kalangan menengah ke bawah, pontang-panting. Kerusakan yang ditimbulkan tidak kita ragukan lagi. Tapi &#8230; kebayang gak seh, situasi yang lebih gawat daripada krisis?</p>
<p>Di tahun 1929, pernah terjadi &#8216;depresi ekonomi global&#8217;. Wall Street menukik tajam tak terkendali. Surat saham tak lebih nilainya seperti kertas biasa. Saat itu, General Motor terpaksa mem-PHK separo dari 92.829 karyawannya. Perusahaan besar maupun kecil bangkrut. Jutaan orang menjadi pengangguran. Jutaan orang kelaparan. Daya beli turun bersama harga dan lowongan pekerjaan.</p>
<p>Malam menjadi gelap gulita. Kepanikan terjadi di mana-mana. Toko yang masih bertahan, menghentikan pembelian dari pabrik karena gudang sudah penuh dengan barang yang tidak terjual.</p>
<p>Saat itu, Konosuke Matsushita yang memproduksi peralatan listrik bermerek National dan Panasonic baru saja merampungkan pabrik dan kantor dengan pinjaman dari Bank Sumitomo. Kondisi badannya sering sakit-sakitan akibat gizi yang kurang dimasa kanak-kanak, ditambah lagi dengan kerja 18 jam sehari, 7 hari seminggu selama 12 tahun merintis usahanya. Hanya semangat hiduplah yang membuatnya masih bernapas.</p>
<p>Dengan punggung bersandar ke tembok rumah, Matsushita mendengarkan laporan tentang kondisi perekonomian yang terus memburuk ketika manajemennya datang menjenguk. Lalu bagaimana tanggapannya?</p>
<p>&#8220;Kurangi produksi separonya, tetapi JANGAN mem-PHK karyawan. Kita akan mengurangi produksi bukan dengan merumahkan pekerja, tetapi dengan meminta mereka untuk bekerja di pabrik hanya setengah hari. Kita akan terus membayar upah seperti yang mereka terima sekarang, tetapi kita akan menghapus semua hari libur. Kita akan meminta semua pekerja untuk bekerja sebaik mungkin dan berusaha menjual semua barang yang ada di gudang.&#8221; Perintah ini bagi anak buahnya sama anehnya dengan depresi ekonomi itu sendiri. Koq bisa terjadi, yah ?</p>
<p>Dalam situasi begitu, sangatlah masuk akal jika perusahaan mem-PHK karyawan demi efisiensi. Namun Matsushita karena keyakinannya pada sang kebajikan sudah mantap, demi kelangsungan hidup anak-istri karyawannya, akhirnya mampu menghasilkan terobosan yang manusiawi pada masa depresi ekonomi tersebut.</p>
<p>Kebajikan Matsushita terhadap karyawannya mendapatkan hasil yang manis 16 tahun kemudian dari karyawan yang pernah ditolongnya. Ia menuai buah kebajikannya sendiri. Ketika Perang Dunia II berakhir, Jenderal Douglas McArthur yang mengendalikan Jepang, menangkapi semua pengusaha Jepang untuk diadili karena keterlibatan mereka selama perang.</p>
<p>Pada kurun 1930-an, para pengusaha Jepang, termasuk Matsushita, mendapat tekanan rezim militer Jepang saat itu untuk memproduksi senjata dan logistik militer lainnya. Maka Matsushita pun ikut ditangkap. Sekitar 15.000 pekerja bersama keluarganya membubuhkan tanda tangan petisi pembelaan untuk Matsushita !!! Jenderal McArthur pun tercengang oleh petisi tersebut dan akhirnya membebaskan Matsushita. Tidak ada pemilik usaha dan pimpinan industri sebelum perang dunia kedua yang diizinkan McArthur kembali ke pekerjaannya kecuali Matsushita.</p>
<p>Demikianlah Matsushita dapat terus memimpin perusahaannya sampai menjadi raksasa elektronik dunia, dan baru pensiun pada tahun 1989 pada usia 94 tahun. Ketika Matsushita meninggal tahun 1990, bukan cuma para pebisnis yang berduka cita. Presiden Amerika saat itu, George Bush (Senior), pun turut berduka.</p>
<p>Matsushita berhasil membangun dirinya melewati ambang batas pengusaha yang umumnya selalu lapar duit dan haus fulus serta menjadi pribadi yang humanis dan filsuf yang sangat peduli terhadap kemanusiaan. Bagi Matsushita, uang bukanlah tujuan. Meskipun butuh uang tetapi uang bukanlah segala-galanya. Baginya, uang adalah sarana untuk melakukan kebajikan.</p>
<p>Itu sebabnya, beliau tidak pernah menggigit orang, main curang, atau merebut jatah orang lain. Matsushita yakin bahwa kalau kita tidak jahat dan terus berbuat baik maka kejahatan akan menjauhi kita dan kebaikan akan melindungi kita.</p>
<p>Saya ceritakan hal ini kepada istri saya, eh, malahan dia pernah baca (sewaktu kuliah dulu) separuh buku biografinya Matsusita. Dan, banyak hal yang tidak tertuliskan di sini.</p>
<p>Misalnya :<br />
- Dia tidak mewariskan royalti penemuannya kepada anak-anaknya. Matsusita lebih memilih mengajarkan anaknya untuk kerja keras daripada menikmati jerih payah orang tuanya.<br />
- Di kala perusahaan memperoleh keuntungan di atas target, maka keuntungan tersebut dibagikan merata kepada seluruh karyawan. Dan, pembagiannya sungguh aneh, karyawan yang berstatus rendah memiliki prosentasi bagi hasil yang lebih tinggi daripada karyawan yang memiliki kedudukan tinggi (mungkin karena yg berkedudukan tinggi ini sdh dapat gaji tinggi).<br />
- Cita-citanya dalam menciptakan produk adalah untuk kesejahteraan manusia, bukan untuk menumpuk keuntungan semata. Itulah niat yang mendarah daging dalam dirinya, sehingga setiap yang diciptakannya akan selalu dilandasi rasa kepedulian terhadap umat manusia.</p>
<p>Dialah seorang pengusaha sejati, yang mengumpulkan uang bukan sekedar untuk pribadi atau keluarganya, tapi juga untuk kesejahteraan umat manusia.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/integritashati.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/integritashati.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/integritashati.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/integritashati.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/integritashati.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/integritashati.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/integritashati.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/integritashati.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/integritashati.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/integritashati.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/integritashati.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/integritashati.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/integritashati.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/integritashati.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/integritashati.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/integritashati.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=integritashati.wordpress.com&amp;blog=999268&amp;post=6&amp;subd=integritashati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://integritashati.wordpress.com/2007/04/18/konosuke-matsushita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d31e63e777ecf9003c658778795e3a2e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pemimpinbersih</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>The Attitude, what the importance</title>
		<link>http://integritashati.wordpress.com/2007/04/18/the-attitude-what-the-importance/</link>
		<comments>http://integritashati.wordpress.com/2007/04/18/the-attitude-what-the-importance/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Apr 2007 15:32:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>segerhasani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Makna Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan External]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://integritashati.wordpress.com/2007/04/18/the-attitude-what-the-importance/</guid>
		<description><![CDATA[It&#8217;s not my writing. I was forgot from where I got this. =================== ==================== Harvard and Stanford Universities have reported that 85% the reason a person gets a job and gets ahead in that job is due to attitude; and only 15% is because of technical or specific skills. Interesting, isn&#8217;t it? You spent how much money on your education? And you spent [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=integritashati.wordpress.com&amp;blog=999268&amp;post=5&amp;subd=integritashati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>It&#8217;s not my writing. I was forgot from where I got this.</p>
<p>=================== ====================</p>
<p>Harvard and Stanford Universities have reported that 85% the reason a person gets a job and gets ahead in that job is due to attitude; and only 15% is because of technical or specific skills. Interesting, isn&#8217;t it?</p>
<p>You spent how much money on your education? And you spent how much money on building your positive attitude? That hurts. Now here&#8217;s an interesting thought. With the &#8220;right&#8221; attitude, you can and will develop the necessary skills. So where&#8217;s your emphasis? Skill building? Attitude building?</p>
<p>Unfortunately, &#8220;Neither&#8221; is the real answer for many people. Perhaps if more people knew how simple it is to develop and maintain a positive attitude they would invest more time doing so. So here we go.</p>
<p>Five steps to staying positive in a negative world:</p>
<p>1.Understand that failure is an event, it is not a person. Yesterday ended last night; today is a brand new day, and it is yours. You were born to win, but to be a winner you must plan to win, prepare to win, and then you can expect to win.</p>
<p>2. Become a lifetime student. Learn just one new word every day and in five years you will be able to talk with just about anybody about anything. When your vocabulary improves, your I.Q. goes up 100% of the time, according to Georgetown Medical School.</p>
<p>3. Read something informational or inspirational every day. Reading for 20 minutes at just 240 words per minute will enable you to read 20 (200-page) books each year. That is 18 more than the average person reads! What anenormous competitive advantage . . . if you&#8217;ll just read for 20 minutes a day.</p>
<p>4. The University of Southern California reveals that you can acquire the equivalent of two years of a college education in three years just by listening to motivational and educational cassettes on the way to your job and again on the way home. What could be easier?</p>
<p>5. Start the day and end the day with positive inputs in your mind. Inspirational messages cause the brain to flood with dopamine and norepinephrine, the energizing neurotransmitters; with endorphins, the endurance neurotransmitters; and with serotonin, the feel-good-about-yourself neurotransmitter. Begin and end the day by reading or doing something positive!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/integritashati.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/integritashati.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/integritashati.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/integritashati.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/integritashati.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/integritashati.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/integritashati.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/integritashati.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/integritashati.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/integritashati.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/integritashati.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/integritashati.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/integritashati.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/integritashati.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/integritashati.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/integritashati.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=integritashati.wordpress.com&amp;blog=999268&amp;post=5&amp;subd=integritashati&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://integritashati.wordpress.com/2007/04/18/the-attitude-what-the-importance/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d31e63e777ecf9003c658778795e3a2e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pemimpinbersih</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
